Wednesday, July 23, 2014

No Reason To Love

alasan, ada orang yang bilang padaku, setiap hal di dunia ini pasti ada alasannya. semua hal, semua keputusan yang diambil orang, setiap tindakan yang orang lakukan. dan karena itu aku punya satu alasan untuk hidup. aku punya satu alasan untuk menjadi lebih baik. tapi aku tak mau orang memiliki alasan untuk menyukaiku, aku tak mau orang punya alasan untuk sayang padaku, karena satu dari teman baikku berkata, "tak ada alasan untuk mencintai seseorang,"

aku memikirkannya, benar, tidak semua hal harus punya alasan bukan? kalau kau mencintainya karena dia tampan atau cantik, waktu akan membuatnya semakin tua, kalau kau mencintainya karena dia kaya, dia akan miskin, kalau kau mencintainya karena badannya yang bagus, waktu akan membuatnya tua dan melar, alasanmu akan dirubah oleh waktu. sedangkan ketika kau menyukainya tanpa alasan, kau akan terus mencintainya walaupun waktu terus berlalu dan merubahnya menjadi berbeda dari sebelumnya.

ibuku pernah bilang "tidak ada yang sempurna di dunia ini, kalau kau mencarinya,". aku tak bisa menjawab di depan ibuku, aku ingin pacar seperti ayahku, aku sendiri sadar, tak ada yang sama di dunia ini, tidak ada, saking sadarnya, kadang aku memutuskan untuk tetap menemani ibu dan nenekku di hari tua mereka. walaupun umurku akan makin tua, menikah bukan tujuan hidupku, dan aku tak punya alasan itu melakukan itu,

alasan hidupku cuma ada satu, ayahku, ketika dia pergipun, aku hidup tanpa alasan, kenapa? emmm, sampai saat inipun aku bertanya, kenapa aku masih hidup sampai hari ini, aku bukan tak pernah mencoba untuk bunuh diri, tapi kalau aku bunuh diri, aku tak akan bertemu dengannya, satu tempat dengannya, itu akan lebih menyakitkan nantinya. aku hidup disini, menjalani apa yang hari ini, besok dan seterusnya, samapai waktunya nanti, aku mati dan bertemu dengannya, tidur dipangkuannya, dielus kepalaku olehnya, I miss little thing from him, always...

No comments:

Post a Comment