Friday, July 18, 2014

Kritik = War (chapter1) summary

komunikasi di jaman sekarang membuat kita bisa dekat denga banyak orng dengan cepat. karena kecepatan itulah juga membuat orang tahu tentang kamu lebih banyak. sebuah keluhan atau kritikan yang sembrono yang kamu utarakan di hadapan media sosial, teman-temanmu atau orang yang baru kamu kenal akan membuatmu kehilangan semuanya.

seseorang yang melakukan kesalahan bukan berarti tidak pantas dikritik atas kesalahannya. tapi itu adalah cara yang tidak efektif untuk menyampaikan kesalahannya dan ada cara yang lebih efektif. saat kita mencoba menggunakan kritik untuk memenangkan sebuah argument, untuk mengutarakan sebuah poin atau untuk membuat sebuah perubahan, kita malah mengambil 2 langkah kebelakang. sasaran kritikmu akan terdorong untuk membela diri.

komentar yang mengkritik sama saja seperti bumerang yang tak terlihat dan bumerang itu akan kembali kepada orang yang melemparnya.

cobalah berfikir apa yang akan dikatakan orang lain apabila kemarahan pribadi kita terungkap kepada publik, dimana bencara komunikasi bisa mengikuti kita dimana saja dan kapan saja.

cara menghindarinya adalah tidak menyakiti perasaan orang lain dan yang paling penting adalah memusatkan perhatian untuk mengembangkan diri kalian bukan orang lain seperti contohnya:

  • mengubah penggunaan mediamu dari yang ingin mengekspos dan membantah menjadi menyemangati dan menasehati.
  • ketika ingin mengeluh, mengkritik dan mencemooh orang lain sebaiknya disimpan saja untuk menghindari pertengkaran atara kamu dan temanmu.
  • lawan atau hindari keinginan untuk menjelek-jelekan orang, kamu tak akan tahu kapan musuhmu akan menjadi sahabatnya atau sebaliknya.
  • jangan buat status atau mengirim pesan yang menyindiri orang lain.
  • tenangkan dirimu sebelum berkomunikasi dengan orang lain, latih dirimu untuk bijaksana
para pemimpin yang berwibawa dan terkenal hebat adalah mereka yang bisa menahan lidahnya, tangannya atau sikapnya untuk menelan gengsi saat emosi negatif mulai meninggi dan membuarkan kecekatan, kerendahan hati dan kebijakan menunjukkan lebih banyak ketimbang apa yang bisa ditunjukkan oleh omelan kritis.



summary:
kepandaian membujuk lewat kata-kata tidak lagi begitu dibutuhkan untuk mendapatkan teman dan memperngaruhi orang lain. yang dibutuhkan adalah kefasihan lidah yang bersahaja dan kemurahan hati dan sikap merendahkan diri.

No comments:

Post a Comment